Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Pintar Pilih Tas Tangan

INGIN menemukan tas tangan cantik yang dapat mempermanis tampilan Anda? Pilihlah tas terbaik sesuai dengan bentuk tubuh Anda.

Sebuah tas tangan bukan sekadar tempat untuk menyimpan barang-barang menarik seperti aksesori, tapi juga penunjang penampilan seseorang. Jika dipilih dengan tepat, tas tangan dapat mengubah tampilan Anda kian modis. Sebaliknya, salah memilih tas tangan pun membuat tampilan Anda kurang sempurna. Berikut ini beberapa tip memilih tas tangan, seperti dilansir Genius Beauty.


Pilih sesuai bentuk tubuh

Memilih bentuk tas harus memperhatikan aturan kontras antara bentuk tas dan tubuh Anda. Jika Anda memiliki tubuh besar atau bertubuh kecil, sebaiknya memilih tas tangan dengan bentuk memanjang atau berbentuk bujur sangkar. Sementara bagi Anda yang bertubuh tinggi kurus, pilihlah tas tangan yang lebar dan memiliki bentuk bulat sehingga dapat menyeimbangkan bentuk tubuh Anda.



Pilih ukuran tas yang tepat

Ketika memilih ukuran tas, sebaiknya menyesuaikan dengan ukuran tubuh Anda. Jika Anda tidak berpostur tinggi, lebih baik memilih tas kecil untuk digunakan. Jangan memakai tas tangan besar yang justru membuat tampilan tidak proporsional. Bagi Anda yang memiliki postur tubuh tinggi dan besar, memilih tas besar dapat menjadi pilihan. Tas kecil hanya menenggelamkan tubuh Anda.



Tas panjang atau pendek?

Jika Anda memiliki payudara yang sangat besar atau bahu lebar, hindari tas dengan pegangan panjang yang dikenakan di atas bahu. Pilihan terbaik adalah memilih tas dengan pegangan pendek yang dapat Anda jinjing di tangan. Alternatif lainnya, gunakanlah tas dengan tali yang panjang di mana membantu untuk memanipulasi tampilan tubuh besar di bagian atas.

Sebaliknya, mereka yang berpinggul lebar atau perut besar, sebaiknya memilih tas bahu dengan panjang menengah dan menghindari memakai tas bertali panjang. Tujuannya, penampilan tersebut untuk menghindari konsentrasi orang terhadap tampilan tubuh di bagian bawah.



Pilih handbag yang tepat

Tas berukuran sedang dan besar cocok digunakan untuk kebutuhan santai atau aktivitas sehari-hari. Pilihan lainnya, tas kecil pun dapat menjadi pilihan agar tubuh Anda terlihat elegan dan sempurna saat acara jamuan penting di restoran. (ind)

Dua Remaja Indonesia akan ke Junior Football Camp di Munich

Alatigher.Com, JAKARTA---Allianz Indoesia memberi kesempatan dua remaja asal Indonesia untuk mengikuti Allianz Junior Football Camp di Munich, Jerman. Mereka akan mengikuti pelatihan sepakbola profesional dan menonton pertandingan FC Bayern Munich selama lima hari dari 22-26 Agustus 2012.

Kedua remaja tersebut dikirim Allianz Indonesia untuk bergabung dengan 45 remaja dari 21 negara di Allianz Arena. "Melalui program ini, kami ingin menginspirasi dan mewujudkan impian mereka dengan membawa mereka mengunjungi markas dari salah satu klub sepakbola terbesar di dunia," ujar President Director Allianz Life Indonesia, Joachim Wessling, Selasa (1/5).

Junior football camp telah diselenggarakan empat kali dengan jumlah peserta yang terus bertambah. Dari sebelumnya pada 2009 hanya empat peserta, menjadi 52 peserta pada 2011. Indonesia tahun ini mendapat jatah dua orang. Untuk mengikuti program tersebut, peserta disyaratkan berusia 14-16 tahun.

Pendaftaran dilakukan secara online di www.football-for-life.com dari 1 Mei-6 Juli 2012. Pendaftar harus mengisi data diri dan berbagi cerita seputar pengalaman bermain sepakbola disertai foto pendukung. Dua cerita yang menarik akan dipilih sebagai pemenang. "Program ini memberikan manfaat positif bagi remaja. Mereka juga dapat membangun jaringan dengan remaja dari negara lain," ujar Joachim.

Para pemenang tidak hanya berkesempatan melihat pertandingan FC Bayern Munich, tapi juga mendapat pelatihan dari para pelatih klub. Mereka juga akan bertemu langsung dengan para pemain. Selain itu, para peserta akan diajak berkeliling kota Munich. "Kami ingin menunjukkan kepada remaja, apa saja dibalik kesuksesan sebuah klub sepakbola," ujar Joachim.

Hubungan Allianz dengan FC Bayern Munich telah dijalin sejak 2000. Nama Allianz telah digunakan sebagai nama markas klub tersebut yakni Allianz Arena.

Redaktur: Hafidz Muftisany
Reporter: Nuraini

82 Persen Remaja Indonesia Berciuman Saat Pacaran

82 Persen Remaja Indonesia Berciuman Saat Pacaran - 82 Persen Remaja Indonesia Berciuman Saat Pacaran, Sungguh mengkhawatirkan pergaulan remaja di Indonesia saat ini. Indikasi keterlibatan mereka dalam perilaku seks bebas semakin terlihat. Minimal, mereka melakukan tindakan yang mengarah pada proses awal sebelum terjadi penetrasi yang sangat tidak diharapkan.
Dikutip oleh Tempo dari Maria Ulfah Anshor, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), mulainya berbagai adegan yang mengarah pada urusan seksual ini tidak lepas dari aktivitas pacaran dini. Banyak remaja Indonesia sudah melakukan pacaran kala usia mereka 12 tahun. Usia ini adalah usia rata-rata remaja saat ini dalam melakukan pacaran.
Menurut survey kesehatan reproduksi yang dilakukan BKKBN, usia tersebut jauh berbeda dengan penelitian yang dilakukan 10 tahun lalu. Anak kelas enam SD saat ini, sudah tidak segan lagi memadu kasih.
Gawatnya lagi, perilaku tidak senonoh dilakukan para remaja yang berpacaran ini kala mereka bertemu.  Sekitar 92 persen remaja yang berpacaran, saling berpegangan tangan. Ada 82 persen yang saling berciuman. Dan, 63 persen remaja yang berpacaran, tidak malu untuk saling meraba (petting) bagian tubuh kekasih mereka yang seharusnya tabu untuk dilakukan.
Ada perbedaan gaya pacaran remaja sekarang dengan dulu. Remaja saat ini lebih permisif untuk melakukan apa pun demi  “cinta”. Semua aktivitas itu yang akhirnya memengaruhi niat untuk melakukan seks lebih jauh.
Menurut Maria, seks bebas ini membuat angka penderita HIV/AIDS di kalangan remaja meningkat tajam. Ada peningkatan 700 persen dari jumlah antara tahun 2004 hingga 2010, dari awalnya 154 kasus menjadi 1.119 kasus. Diperkirakan, penyebab utama remaja mengenal pornografi adalah dari teve, internet, dan kebebasan berlebihan yang diberikan pada anak di lingkungan keluarga.

Sumber: http://nuricahyono.web.id/82-persen-remaja-indonesia-berciuman-saat-pacaran/#ixzz1yjSljy62

Remaja Indonesia Belajar Seks dari Video Porno

Alatigher.Com, Jakarta: Kurang terbukanya keluarga dalam berdiskusi masalah seksual membuat anak-anak mencari informasi sendiri. Salah satu sumber utama mereka adalah internet dan video porno.

Berdasarkan survei DKT Indonesia yang diumumkan di Terrace Garden Hotel Four Season menyebutkan, sebanyak 64 persen remaja mencari informasi tentang seks melalui film porno. Sedangkan, 54 persen responden mengaku mendapatkan informasi tersebut dari teman dekat. Selanjutnya remaja belajar tentang seks dari media internet sebanyak 45 persen. Dan posisi terendah ditempat orangtua yang hanya berperan 35 persen.

"Video porno yang banyak ditemukan lewat internet atau CD/DVD itu mudah untuk dicari. Harganya juga murah, jadi gampang sekali untuk mereka untuk mendapatkan itu," ujar Piere F. Newmaster selaku Manager Senior dari Brand Kondom Sutra dan Fiesta, Senin (5/12).

Peranan orangtua yang rendah ini cenderung karena mereka risih membicarakan hal tersebut. Saat bertanya, orangtua terkadang ogah-ogahan membicarakan hal tersebut. Mereka justru terbuka kepada teman terdekat karena merasa lebih diterima. Apalago, akses internet yang semakin marak membuat remaja ini mudah mendapatkan informasi mengenai seks. (MEL)

64 Juta Remaja Indonesia Rentan Kawin Muda

JAKARTA -- Sekitar 64 juta jiwa remaja Indonesia rentan akan kasus kawin muda atau sekitar 27,6 persen dari jumlah penduduk yang ada. Ini diutarakan Kepala BKKBN, Dr Sugiri Syarief dalam keterangannya kepada media usai membuka program pengembangan Generasi Berencana (GenRe) bagi remaja, Rabu (2/5) di kantor BKKBN, Jakarta.

Menurut Sigiri, tantangan yang besar bagi remaja dan pemuda sebagai calon generasi bangsa dan pemimpin negeri saat ini sangat kompleks. Baik itu menyangkut persoalan pendidikan, ekonomi, kesehatan, perilaku seksual, HIV/AIDS, pengangguran, narkoba yang kesemuanya adalah tanggungjawab negara.

Data menunjukkan bahwa saat ini usia kawin pertama di Indonesia pada perempuan baru mencapai 19,8 tahun. Padahal diharapkan usia kawin pertama perempuan adalah 21 tahun. Sementara itu menurut data dari BNN untuk tahun 2008 menunjukkan jumlah pengguna napza sebanyak 115.404 orang. Dimana 51.986 orang (45,04%) dari total pengguna napza adalah berusia remaja (usia 16-24 tahun), pelajar bersekolah berjumlah 5.484 orang (4,75%), dan mahasiswa 4.055 orang (3,51%). Sedangkan untuk kasus HIV/AIDS menunjukkan hampir setengahnya yakni 45,9% kasus berasal dari usia 20-29 tahun. Data tersebut mengindikasikan bahwa usia remaja rentan dengan
HIV/AIDS, jelasnya.

Untuk mengatasi masalah remaja saat ini, BKKBN mengembangkan program Generasi Berencana (GenRe), dengan melakukan pendekatan langsung kepada remaja dan lewat orang tua. Dimana program GenRe ini akan memunculkan sosok motivator kalangan remaja yang disiapkan menjadi Duta Mahasiswa GenRe, yang selanjutnya akan melakukan sosialisasi ke kampus-kampus di Indonesia.

"Diharapkan dengan adanya sosok motivator dari kalangan remaja sendiri, dapat memberikan pemahaman dan pencerahan akan perlunya perencanaan KB, kesehatan reproduksi remaja, dan masih banyak lagi," ucap Sugiri. (idr)

Empat Remaja Indonesia Akan Ikuti Seleksi di Juventus

Jakarta - Dalam waktu dekat, bukan tak mungkin beberapa pemain muda Indonesia akan memperkuat tim junior klub-klub Eropa. Empat remaja dari Liverpool Collage rencananya akan mengikuti seleksi di Juventus.

Keempat remaja tersebut adalah Triaji Nugroho, Afif Afiandi, Hendra Pamugkas, dan Darryl Darrent. Mereka semua saat ini berusia 17 tahun dan terdaftar sedang menimba ilmu di Liverpool Collage.

"Mulai hari ini mereka akan dilatih oleh pelatih dari Italia. Mereka akan dipersiapkan untuk disalurkan ke sejumlah tim junior, salah satunya Juventus," ungkap Rayana Djakasurya yang jadi promotor keempat keempat pemain tersebut.

Disebut Rayana, kontak dengan Juventus saat ini sudah dilakukan. Meski akan diikutsertakan dalam seleksi pemain muda Juventus, keempat pemain tersebut diharapkan bisa disalurkan ke kompetisi yang berbeda.

Pemain tersebar di beberapa kompetisi berbeda disebutnya akan bisa lebih meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia ketimbang berkumpul di satu liga saja.

"Kita harapkan mereka bisa disalurkan ke Italia, Spanyol, atau Inggris. Karena pemain bisa mempelajari seluruh paket dari sepak bola modern. Yang paling penting mereka mempelajari budaya disiplin sepak bola."

"Mereka harus belajar mengatur makan, tidur tepat waktu, dan hal kedisiplinan yang lain. Selama ini hal itu tidak diperhatikan oleh klub Indonesia. Mereka harus terbiasa dengan budaya disiplin yang selama ini diterapkan pemain Eropa," lugas Rayana.


Film Indonesia Terbaru 2012

Alatigher.Com - Tahun 2012 merupakan tahun kebangkitan perfilman Indonesia, sineas-sineas muda berlomba-loma bersaing dengan para senior yang sudah lebih dulu mencanangkan namanya di kancah perfilman nasional. Awal tahun 2012, dibuka oleh The Reid yang sukses bukan hanya di Indonesia tetapi juga di dunia, dengan menaklukan festival film Torronto di Kanada. Kesuksesan tersebut membawa The Reid menjadi satu-satunya film Indonesia yang pernah merajai Torronto Film Festival. Sekaligus menaklukan sebagian besar pasar Eropa dan Asia.
Kesuksesan yang diraih The Reid, terbukti mampu merangsang sineas lainnya untuk berkarya lebih baik. Berbagai film bermutu disuguhkan, dengan tema yang lebih bervariasi. Merombak sistem lama yang sebelumnya dipenuhi oleh film-film komedi dewasa yang cenderung menjurus ke hal-hal yang berbau sex. Keberagaman tema akhirnya mampu membawa masyarakat Indonesia ke dalam objektifitas penilaian tentang kualitas bangsanya, sekaligus sebagai pengakuan terhadap kompetensi sineas dalam negeri.
Berikut ini adalah daftar Film Indonesia Terbaru 2012 yang siap mengguncang bioskop-bioskop tanah air :
1. Rayya, Cahaya Di Atas Cahaya



Dikisahkan tentang seorang perfeksionis muda yang berprofesi sebagai aktris sekaligus penyanyi top Indonesia, bernama Rayya. Rayya hidup bergelimang kesempurnaan, baik dalam karir maupun kehidupan pribadinya. Film yang ia bintangi selalu menembus "Box Office dunia, lagu yang dibawakannya-pun selalu mendapat nomenee penghargaan ternama. Tetapi kesempurnaan itu tidak terjadi dalam percintaannya. Rayya menjalin hubungan dengan seorang pria beristri, tetapi kemudian pria tersebut lebih memilih istri sh-nya dan meninggalkan Rayya.

Kejadian tersebut membuat Rayya sangat terpukul, ia mempertanyakan keadilan Tuhan dalam hidupnya. Kemudian Rayya memutuskan akan melakukan sebuah perjalanan bisnis, dimana ia akan berperan sebagai model dalam sebuah pemotretan produk kecantikan. Tetapi Rayya tiba-tiba memberhantikan photographer yang ditunjuk agency-nya hanya karena alasan sepele, berbohong. Photographer itu kemudia digantikan oleh seorang photographer senior bernama Arya.

Pertemuan Rayya dengan Arya diawali dengan keheranan Rayya terhadap sikap Arya yang enggan mengenakan digital camera dan lebih memilih menggunakan celluloid camera. Arya berdalih Celluloid Camera menuntut tanggung jawab yang lebih jika dibandingkan dengan digital camera, karena sistem deleting yang begitu mudah dalam digital camera akan memacu penggunanya untuk melakukan kesalahan. Pola pikir Arya membuat Rayya kagum, ia belajar tentang makna kehidupan dari Arya. Kemudian perjalanan itu-pun berhasil mengubah Rayya menjadi sosok yang lebih baik.

Film yang dibintangi oleh Titi Sjuman, Tio Pakusadewo serta aktor dan aktris ternama Indonesia ini dijadwalkan akan merambah seluruh bioskop tanah air pada september 2012.
2. Java Heat

Java Heat dibintangi oleh aktor laga terkemuka Indonesia,seperti : Rio Dewanto, Tio Pakusadewo, Ulli Auliani serta Aiqah Hasiholan. Bukan hanya itu, film ini juga dikabarkan akan sangat sensational karena dalam penggarapannya melibatkan salah satu aktor yang pernah menjadi nominasi oskar dala THE WRESTLER, Mickey Rourke, Kellen Lutz dan Brian Krause.

Film garapan Connor Allyn ini berkisah tentang seorang polisi asal negeri paman sam yang begitu membenci islam, ia menganggap islam adalah anarkis terdidik yang selalu mengkambing-hitamkan negara barat atas apa yang terjadi dalam dunianya. Berbagai aksi ekstrem dilakukan pemeluk islam hanya untuk menyuarakan ketidak-sepahamannya dengan dunia barat. Ia-pun menganggap kebenciannya terhadap islam sebagai sesuatu yang layak.

Tetapi kemudian, ia terpaksa mengesampingkan kebenciannya terhadap islam karena ia terlibat misi dengan seorang polisi yang kebetulan beragama islam. Mereka bekerja sama menagkap mafia internasional yang berusaha menculik putri keraton jogja yang juga menjadi buronan internasional terkait dengan pencurian barang-barang berharga.

Belum ada kepastian dari pihak produser mengenai peran, serta tanggal rilisnya di Indonesia, tetapi dari beberapa sumber terpercaya menyebutkan film ini akan rilis di seluruh bioskop Indonesia akhir tahun 2012. 

3. Sule Ay Need You



Dan ini dia, film teranyar dari komedian yang digadang-gadang memiliki honor tertinggi di Indonesia, Sule. Ia bersanding dengan beberapa komedian lainnya, seerti Andre Taulani, Dicky Chandra, Indro Warkop, Maya Wulan, Parto, Nunung dan lain-lain.

Sule akan berperan menjadi Sule, seorang pemuda desa biasa. Ia berencana akan pergi ke kota untuk menyambung hidupnya serta ibunya yang membesarkan seorang diri sejak 'kepergian' ayahnya. Ayah Sule bukan pergi ke alam baka melainkan pergi dari dunia kewarasan. Ia terserang penyakit saraf akut akibat kekalahannya dalam ajang pemilihan kepala desa.

Sesuai dengan amanat ibunya, Sule pergi ke kota untuk menemukan pamannya yang telah terlebih dulu sukses di sana. Tetapi Sule gagal menemukan pamannya, Ia malah ditangkap oleh polisi karena dituduh sebagai preman yang sering melakukan kejahatan di daerah sekitar. Karena iba akan nasib sule, Parto, salah seorang polisi yang menangkap Sule membawa Sule kerumahnya. Kemudian istri Parto (nunung) menjadikan Sule pembantu rumah tangga.

Tanpa disengaja ketika Sule hendak mengantarkan anak Parto dan Nunung pergi ke sekolah, ia tanpa sengaja berhasil menyelamatkan AYLA (titi kamal) dari para preman. Ayla adalah anak seorang politisi muda yang akan mencalonkan diri menjadi Walikota Jakarta. Dan akhirnya pertemuan itulah yang mewarnai hari-hari sule selama hidup di ibu kota.

Karya Remaja Indonesia Ikut di Pameran Sains AS

Alatigher.com - JAKARTA -- Tiga pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) yang diadakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) 2011 akan mengikuti ajang Ilmiah bergengsi di Amerika Serikat (AS). Mereka disertakan dalam Intel International Science and Engineering Fair 2012".

Adapun karya ilmiah anak bangsa yang akan dipamerkan adalah Digital Leaf Color Chart, oleh M Luthfi Nurfakhri (SMAN 1 Bogor); Termite Resistant Rice Straw Paper With Soursop Leaves Extract oleh Efa F Haryono dan Marwah Zairah (SMAN 1 MAlingping); dan Volcanic Mudlow Breaker Dam oleh Aulia A Januartrika, Anas M Nurrochman, Amelia Nugrahaningrum (SMAN 1 Yogyakarta).

Enam pelajar Indonesia pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) LIPI tahun 2011 akan berangkat mewakili Indonesia di ajang Intel International Science and Engineering Fair (Intel ISEF) 2011, di Pittsbrurg, Pennsylvania, Amerika Serikat pada tanggal 13-18 Mei 2012.

Saat diterima oleh Menristek, Prof Gusti Muhammad Hatta, pada Rabu (10/5) kemarin, memberikan ucapan selamat kepada para peserta ISEF sebagai orang-orang yang the best of the best. Dalam siaran persnya, Kamis (10/5), Menristek juga berterima kasih kepada LIPI dan Intel Indonesia Corporation yang telah membimbing para peserta untuk dapat masuk ke dalam tataran kompetisi internasional serta menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

Prof Lukman Hakim, Kepala LIPI, juga memberikan ucapan selamat dan mendoakan agar para peserta mendapatkan hasil yang terbaik sehingga mampu mengangkat nama bangsa di mata dunia. "LIPI akan selalu berupaya agar para pemenang LKIR LIPI berkesempatan untuk mengikuti lomba-lomba ilmiah bertaraf internasional," ujarnya.

Salah satunya adalah Intel ISEF yang merupakan kompetisi ilmiah pra-kuliah yang terbesar di dunia. "Kompetisi ini diadakan setiap tahun dan diikuti oleh lebih dari 1500 pelajar sekolah menengah dari 65 negara untuk memamerkan hasil penelitian independen mereka", jelasnya.

Remaja Indonesia 60%Berhubungan Seks di Rumah Sendiri

Alatigher.com - Jakarta, Permasalahan pada remaja di Indonesia sudah makin memprihatinkan. Karena kurangnya pengetahuan reproduksi dan seksual yang benar, membuat banyak remaja sudah aktif melakukan hubungan seksual pranikah. Bahkan, 60 persen diantaranya dilakukan di rumah sendiri.

Berdasarkan hasil Survei Komnas Perlindungan Anak di 33 provinsi tahun 2008 tentang remaja SMP dan SMA, yang pernah menonton film porno mencapai 97 persen.

Remaja SMP dan SMA yang pernah berciuman, masturbasi dan oral seks mencapai 93,7 persen, remaja SMP tidak perawan 62,7 persen dan remaja yang pernah aborsi mencapai 21,2 persen.

Bahkan, data PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia) tahun 2006 menunjukkan remaja yang mengaku pernah melakukan hubungan seks pranikah adalah remaja usia 13 hingga 18 tahun. 60 persen diantaranya mengaku tidak menggunakan alat kontrasepsi dan mengaku melakukannya di rumah sendiri.

"Seksual aktif di kalangan remaja adalah realitas yang tidak bisa dipungkiri. Tingginya remaja yang melakukan seks pranikah di rumah karena orangtua merasa aman kalau membiarkan anaknya ada di rumah sendiri, sehingga tidak terlalu diawasi. Padahal, remaja paling banyak melakukannya di rumah," ujar Dr Sudibyo Alimoeso, MA, Deputi Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN, dalam acara temu media di Gedung BKKBN Pusat, Jakarta, Rabu (22/2/2012).

Menurut Dr Sudibyo, kebanyakan remaja awalnya melakukan hubungan seks pranikah hanya karena coba-coba dan penasaran. Ini terjadi karena kurangnya pengetahuan kesehatan reproduksi dan seksual yang dimiliki remaja.

Selain itu, kurangnya pengawasan orangtua di rumah juga seringkali membuat remaja merasa nyaman dan aman untuk melakukan hubungan seks pranikah.

"Ini juga karena pengetahuan orangtua yang tidak cukup untuk berkomunikasi tentang seksualitas dengan anak. Anak seharusnya mendapatkan informasi yang tepat dari orangtua agar dia tidak mendapatkan informasi yang salah dari luar, karena menurut survei kebanyakan remaja dapat informasi tentang seks dari temannya," jelas Dr Sudibyo.

Remaja Perempuan Indonesia Tak Paham Kewanitaanya

Bandung, Hampir seluruh remaja perempuan Indonesia yang menjadi responden suatu survei tidak dapat menjawab dengan benar pertanyaan tentang organ tubuh yang terkait dengan aspek kewanitaan, demikian hasil survei yang dilakukan sebuah produsen perlengkapan wanita.
"Hampir nol persen remaja perempuan di Indonesia tidak paham tentang tubuh mereka, aspek-aspek keperempuanan, termasuk aspek seksual," kata Andy Iskandar, manajer pemasaran perlengkapan wanita PT Kimberly-Clark Indonesia, di Bandung, Rabu.

Andy Iskandar, kepada pers di sela kampanye pengetahuan kewanitaan yang diikuti siswi sebuah SMP di Bandung, menyatakan, perusahaannya melakukan survei masalah tersebut di enam negara, termasuk Indonesia.
Dari seluruh responden, kata dia, tingkat pengetahuan remaja perempuan mengenai tubuh mereka rata-rata tiga persen. Sedangkan di Indonesia, rata-ratanya nol persen. Andy juga mengatakan ditemukan fakta bahwa 70 persen dari perempuan yang disurvei masih percaya pada mitos di tempat tinggalnya.

"Misalnya, sekitar 21 persen remaja perempuan percaya bahwa mereka bisa kehilangan virginitas mereka karena mengayuh sepeda," kata Andy. Menurut dia, kurangnya pengetahuan para remaja perempuan ini disebabkan oleh minimnya sarana informasi yang terpercaya, seks yang masih dianggap tabu untuk dibicarakan, dan masih berkembangnya mitos. Sementara itu, ginekolog yang aktif menangani masalah remaja, dr Boy Abidin, mengatakan, remaja Indonesia saat ini sudah berani bereksplorasi dengan seksualitas mereka.

"Penelitian Annisa Foundation tahun 2006 di SMP dan SMA di Jabar mengungkapkan, sebanyak 42,3 persen melakukan hubungna seks pertama kali saat masih di bangku sekolah berdasarkan rasa suka sama suka," kata Boy menjelaskan. Boy juga mengungkapkan, lebih dari 60 persen remaja di kota-kota besar di Indonesia melakukan seks pranikah, dan mereka yakin bila cuma sekali tidak akan hamil.

Untuk itu Boy menyatakan pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi pada anak harus diberikan sedini mungkin, yaitu dari mulai si anak bisa berkomunikasi dan disesuaikan dengan daya serap mereka. "Dari sejak TK pun misalnya sudah diajarkan perbedaan laki-laki dan perempuan dan tentang kelamin," kata Boy.

Psikolog Ratih Ibrahim, mengatakan, saat di usia pubertas, seorang anak memiliki keingintahuan yang lebih besar, khususnya tentang hal-hal seksual dan perilaku mereka juga akan berubah. Ratih menekankan pengaruh lingkungan, khusunya orang tua dan guru sangat penting dalam membantu pendidikan seksualitas anak. Jadi mereka harus memiliki pengetahuan yang benar tentang masalah ini. "Dari penelitian yang kami lakukan, masih banyak remaja perempuan di Indonesia yang setuju bahwa orang tua mereka menganggap membicarakan masalah seks dan juga masalah keperempuanan adalah tabu," ujar Ratih. (ant)
 
Support : Universitas Pamulang | Android | Kaskus
Copyright © 2013. Photoshoot Asian Beauty - All Rights Reserved
Template Created by Photoshoot Asian Beauty Published by MRIYANTO
Proudly powered by Blogger